I tried to understand what is love. . . though I know that love is not as easy as I imagined .. many people who think love is sweet. . but. . . not a few others thought that love was stabbed heart. .
I do not understand the meaning of true love. . I know, I never felt something I never felt before. . . (Wehwhweeee...)
I can not express my feelings through words. . I give you a song that can express my feelings to him .. . . I dedicate this song for RB. .
'll Never There - GEISHA (English version)
He's just him My always thought Never ending He really, really just her My always wanted Caress of his hand Maybe he's just The most beautiful property In the course of my life Since the pace of my pulse Maybe he's just The beauty is very different My thirst miss
Me want you to know contents of my heart You're the last in my life Nothing else but you There was never any There will never be
He really, really just her My always wanted Caress of his hand Maybe he's just The beauty is very different My thirst miss
indeed. . . maybe he just is. . is now in my mind. . . if I love him? I do not know. .
Hai semua. . . apa kabar mu hari ini??? (dengan suara yang sangat kemayu. . kwkwk) Aq maw crita nih tentang someone. . . kyknya she klo dikalangan masyarakat plen2 qw areg SEleB wez gal asing maneh ma nak ini. . yak tul!! Ssi “RB”!! taw gak?? Taw dunk??? Ittuw tuwh. . MANTAN KETU KELAS 8 D yang skarang dah turun jabatan jadi WAKIL KETUA KELAS 8 D. . heran g napa?? Jelas ajjah,.. dy low jdi ketu nggak mbeneh kyok ngunu. . gmana g mbeneh??? Pas liburan dulu, dy ajjah g taw kapan masuk skulnya. . . gila nggak tuh?? Ow ya. . jdi gni critanya… dlu tuwh emang sih. . gak taw napa aq koq jadi naksir ma tuwh anak. . . tapy DULU pas kelas 8,.. gak taw deh lok skarang. . aq dah cba nglupain tuh anak. . tapiiiiii. . . akhir2 nih tuh aq sering banget ketemu ma dy di skul. . (yaiyalah. . masak di kuburan??) trus. . aq liat wajahnya. . aku liat hidungnya. . aq liat. . . . . . . . . . . . . . apanya yaaaaaahhhhhh??????? (HUZZZZ!!! Gak oleh NGEREZ!!!) yaaaa gitu deh pokoknya. . . qw pkir lagi… qw pikir lagi. . terxta emang aqw msih ska ma dy. . knapa yaaaa?? Pdhal qw dah coba tuk ngelupain dy. . . n aq jga taw lok dy tuwh. . PEMBOHONG N SOMBONG BANGETZZZZZZZZZZZZZ!!!! KOQ BISA QW MSIH SKA??????? SEBEEELLLLLLLLL
MENURUT LLLLOOOOEEEE??? GIMANA????
Tadi pas di kopsis, aq jga ktemu ma dy. . . dy pas bnget da di blakang qw. . . tpy prcuma jga… dy g bkal taw.. (ato pura2 gak taw??) cman hati qw yg kegirangan. . . Sebelum itu, aq jga ktemu di tmpat laen. . . pas kmaren,. . aq, Lyla, mbk Sar, n daLbo kan ke Mbel. . . (di dpan skul. . . ) trus prasaan qw g enak gituuu. . kyaknya bkal ktemu ma ssi RB deh. . . ehhh…. Trxta gak seberapa lama kemudian dy bneran dating smbil bawa speda ungkilnya (gak nguati reeekkkk) menuju ke gerbang skul. . aq pun spontan langsung melihat ke arahnya sambil berbisik pada mbk sar. . . “mbk, ada Reza. . . .” (waaalaahhh keceplosan namane) Aq trus ngeliatin dy. . . tnpa aq sadari. . . kykx she dy jga ngeliatin aq gitu deh (ato jngan2 aq ajjjah yang G_R??) . . dengan wajah heran. . . Sebenernya nih tu prtanda apa sehhhh??? Ato nih cman aq ajjjah yang ke G_R an???????? Jyahhhhh. . . gak issssin lak ngunu aqqqq??????
wuih.. biZ neh maw valentine neh... jujur ajah, mungkin aja pas valentine kli ni gak da yg special di hidup qw.. (weheheee... bhasa ne rek!!)abizx gak da yg spesial kali ini... mungkin klian smua dah px pasangan masing2 yang bisa ngasih surprise ma kliandth.. klo aq mah,,, ntar ajah.. cz klo cpeth2 ntar dapetx g maksimal.. cz aq tuh pngenx dpet yg bner2 sayang ma aq,.. n bner2 sesuai ma yg aq pngeninth.. klo aq seh gak mcem2 pngent nyaa...
palingan cman :
1. Putih kulit, n giginya 2. Tinggi,.. paling gak >170 cm n gak g < dari 165 cm 3. Paling gak, ada keturunan chinese/korea/jepang 4. Pinter 5. yang pzty baeg ma aq n kluarga qw 6. klo bisa, yg bza maen musik/magic 7. Beda agama??? NO PROBLEM!! 8. Kaya/ Miskin??? g pduli 9. Yang pzti mnurut qw cakep kyak ini nih. . .
sbenerx seh, qw prnah ska ma sseseorang.. ini tuh bda bnget kyk yg dlu2... emang seh, anakx tuh gak bnaget!! udahh sommboong, pomboohong lagi!! tapy knapa seh qw always gak bisa nglupainth dy?? aq dah nyoba nglupaint dy dgn cra nyari cow laen.. tpy percuma... te2p g bisa,.. knapa yaaa??? mskipun aq taw, klo dy mngkin g bkal maw ngmong ma aq lagi.. knapa seh??? aq low g slah pa2 ma kamuuuu. . . . hiks.. hiks.. hiks
Nih CerMin (Cerita Misteri) yg quw buat pas kLaz 5 sd (klo g sLah)
Monggo di baca... mudah2an kliandth ska ma cerpen bikinan qw pas kls 5 sd. .
Hantu Tanpa Kepala
Bruak!!! Kecelakaan itu terjadi lagi. Tepat di tengah tikungan di kota Peter,s Wood,s London ada seorang pengendara motor terlentang tak bernyawa tanpa kepala akibat kecelakaan.Padahal pada saat kecelakaan tersebut terjadi tak ada seorang pun yang menabrak.
Konon, di tikungan itu ada penghuninya.Penghuninya tak mepunyai kepala akibat kecelakaan ditabrak truk gandeng.Yang menabrak tidak mau tanggung jawab dan langsung kabur.Akibatnya orang yang ditabrak sekarang menjadi hantu pengendara motor tanpa kepala.
Setiap ada orang yang lewat di jalan tikungan pasti akan diganggu dan dibunuh oleh hantu tersebut dengan cara memotong kepalanya.
“Teman-teman,kemarin aku lihat di koran ada kecelakaan di tikungan yang sama,” kata Karen.
“Masak sih! aku nggak percaya!” kata Julian tak percaya.
“Tapi memang benar, kemarin aku lihat sendiri dengan mata kepalaku!” sahut Steve meyakinkan Julian.
“Kenapa bisa begitu yah!Kecelakaan itu sudah berkali-kali terjadi dan tak berhenti,” kata Julian.
“Bagaimana kalau kita selidiki!” seru Keysa.
“Betul juga!” kata Julian, Steve dan Karen.
Mereka lalu membagi tugas.Hari Senin dan Selasa yang menjaga adalah Jul ian dan Karen. Hari Rabu dan Jum’at yang menjaga Steve dan Keysa.
Malam harinya di tikungan………..
“Karen, lihat! Adasurat!” kata Julian. “Isinya apa?” tanya Karen. “Aku juga tidak tahu, kita buka saja!” jawab Julian.
Surat itu berisi……..
Siapapun yang menemukan surat ini,bantulah aku. Aku adalah hantu pengendara motor tanpa kepala.Aku ingin kembali ke alamku dengan tenang. Hanya kalian yang bisa membuatku tenang.
Carilah kepalaku di bawah pohon buah salak dekat tikungan. Dan carilah tubuhku di bawah pohon beringin. Setelah kalian menemukan kepala dan tubuhku, kalian harus cepat-cepat menguburnya.
Setelah kalian menguburnya, aku akan tenang dan di tikungan ini tidak akan terjadi kecelakaan lagi!
Dari Pak Carlos Wowiling, Hantu tanpa kepala.
“Ju..ju..lian, sepertinya kita harus segera memberi tahu Steve dan Keysa deh!” kata Karen.
“Oke! Aku akan menelfon Steve,” kata Julian. Julian segera mengambil Hpnya. Ia lalu menekan nomornya.
Julian :Halo
Steve :Ada apa Julian? Malam-malam kenapa telfon?
Julian :Aku dan Karen sudah menemukan petunjuk!
Steve :Apa!! Yang benar!
Julian :Iya
Steve :Ya sudah besok kita bertemu di tikungan ya!
Julian menutup telfonnya dan mengajak Karen pulang.
Keesokan harinya……
“Steve, Keysa bacalah surat ini!” kata Julian.
Steve dan Keysa membacanya……….
“Kalau begitu, sekarang kita berpencar.Aku dan Keysa ke pohon beringin, kalian berdua ke pohon buah salak,” kata Steve.
Setelah Julian dan Karen sampai di tujuan……
“Julian…memangnya kita harus menggali di sini ya?” kata Karen. “Ya iya lah…”balas Julian.
Ketika Julian dan Karen menggali..
“Waaaaaaaaa!!!!!!!Juliannn, ada kepalaaaa!!!” kata Karen. “Itu pasti kepala hantu itu!” kata Julian.
Merekapun menggali lebih dalam lagi.
Sementara Steve dan Keysa………
“Steve, kira-kira pohon beringin yang mana ya? Kan pohon beringin banyak,” tanya Keysa. “Mungkin…yang ada batang bambunya!” jawab Steve.
Setelah mencari-cari pohon beringin, akhirnya mereka berdua menemukannya. Merekapun menggalinya.Setelah menggali, mereka kembali ke tikungan. Tak lupa, Julian dan Karen juga kembali.
Ketika di tikungan……
“Apakah kita harus menguburnya sekarang?” tanya Keysa. “Iya, kita harus menguburnya sekarang!” jawab Julian.
Merekapun menuju makam Peter,s Wood,s. Tetapi…… ketika mereka sudah ada di depan pintu makam, penjaganya (Pak Silver) datang dan bertanya kepada mereka.
“Sedang apa kalian di sini?” tanya Pak Silver. “Ka..kami.. cuman…lihat-lihat Pak,” kata Julian, Steve, Karen dan Keysa gemetaran.
Mereka tidak jadi menguburkannya sekarang.
“Teman-teman, sepertinya kita harus menguburkannya malam nanti aja deh!” kata Karen. “Betul juga! Nanti, jam 10 malam kita kesini lagi. Sekarang kita pulang saja,dan menyiapkan diri sebaiik mungkin,” kata Karen. “Mayatnya kita taruh saja di dekat makam!Tapi, sebelum itu kita bungkus dulu mayatnya,” kata Steve.
Merekapun pulang kerumahnya masing-masing.
Setelah jam10 di tikungan..
Setelah semuanya berkumpul, mereka langsung pergi ke makam. Nnggeekkk…. suara pintu makam terbuka. Suasana sepi dan sunyi. Mereka mengendap-endap ke makam. Mereka mencari tempat yang cocok untuk menguburkan mayat Pak Carlos.
Akhirnya mereka menemukannya juga. Ketika mereka menggali, terdengar suara dua orang yang sedang bercakap-cakap.
“Silver, apa kamu yakin tidak akan ada yang tahu bahwa kita yang menabrak Carlos? “Aku tidak tahu.”
Ternyata saat orang yang mencurigakan itu berbicara, Julian membawa rekaman yang sudah dinyalakan sejak tadi.Di antara Julian, Steve Karen dan Keysa tidak ada satupun dari mereka bahwa ada dua orang yang sedang bercakap-cakap.
Sesudah dikubur, arwah Pak Carlos segera di do’akan. Pada saat mereka ingin pulang, mereka baru sadar bahwa ada dua orang di depan pintu makam.
“Ehh… itu siapa ya? tanya Karen. “Aku tidak tahu,” jawab Keysa. “Ya sudah kita lewat pintu makam belakang saja!” kata Steve.
Sekali lagi mereka mengendap-endap. Akhirnya mereka keluar dari makam itu.
Teman-teman kita mampir dulu ke rumahku dulu ya!” kata Julian. “Ya sudah,” jawab mereka serempak. “Memangnya, dirumahmu tidak ada orang tuamu? tanya Steve. “Tidak, orang tuaku sedang pergi ke Korea” jawab Julian.
Mereka segera pergi ke rumah Julian. Setelah tiba Karen meminjam rekaman Julian.
“Julian, aku pinjam rekamanmu ya!’ kata Karen. “Iya,” jawab Julian.
Ketika Karen memutar isi rekamannya, terdengar suara dua orang yang mencurigakan.
“Teman-teman, dengar ini!” kata Karen.
“Tunggu!!sepertinya aku mengenal suaranya. Sepertinya ini suara Pak Silver dan Pak Guard.” kata Keysa. “Iya, benar. Ini suara Pak Silvcer dan Pak Guard,” kata Julian menambahkan.
“Jangan-jangan… Pak Silver dan Pak Guard adalah orang yang menabrak Pak Carlos,” kata Steve. “Hus, Jangan sembarangan kalau bicara,” kata Karen. “Tapi..mungkin saja,” kata Julian.
Di tengah-tengah kecurigaan, mereka mencari dan terus mencari petunjuk. Sehingga mereka dapat menemukannya.
Ternyata Pak Silver dan Pak Guard adalah teman dekat Pak Carlos. Entah mengapa mereka berdua dendam padanya. Sehingga ingin membunuh Pak Carlos.
Juliuan dan kawan kawan akhgirnya dapat memecahkan mistery itu. Mereka melaporkan Pak Silver dan Pak Guard ke polisi dengan buktu rekaman itu. Mereka akhirnya mendapat gelar “Empat Kawan Pemecah Mistery.”
Udah pda taw dunk gantix BBF di Indosiar??? yupzt!! Brilliant Legacy!!
Jadi gini sinopsisnya. . . .
Tayang Perdana: Jumat, 15 Januari 2010 pukul 15:30 WIB di Indosiar
Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/83865/brilliant-legacy-episode-1 [Edisi online: Kamis, 14 Januari 2010] — Kembali ke Korea dari Amerika dengan pesawat yang sama, secara tidak sengaja koper Go Eun-sung (Han Hyo-joo) dan Sun Woo-hwan (Lee Seung-gi) yang bentuk dan warnanya sama persis tertukar. Begitu tiba, kehadiran Eun-sung membuat seorang gadis bernama Yoo Seung-mi (Moon Chae-won) terkejut.
Lee Seung-gi
Kemunculan Seung-mi sendiri adalah untuk menjemput Woo-hwan, cucu pemilik perusahaan raksasa milik Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung). Diminta sang nenek untuk kembali ke Korea, Woo-hwan membandel dan memutuskan untuk menghabiskan waktu beberapa hari bersenang-senang dengan para sahabatnya.
Eun-sung sendiri dijemput oleh Lee Hyung-jin, seniornya di sekolah yang mengejar gadis itu karena tahu latar belakangnya dari keluarga kaya-raya. Bahkan, Hyung-jin dengan berani meminjamkan mobil, yang sebenarnya adalah milik sang sahabatPark Jun-se (Bae Soo-bin) yang ikut menjemput, yang diaku sebagai miliknya.
Konfrontasi antara Eun-sung dan Woo-hwan dimulai ketika Woo-hwan yang pongah melempar gelas plastik ke tengah jalan dan mengenai kaca mobil yagngdikemudikan Eun-sung. Karena geram, Eun-sung langsung mengejar mobil pemuda itu sambil memintanya untuk berhenti.
Kesalahpahaman terjadi, Woo-hwan mengira gadis itu mengajaknya adu kebut-kebutan. Aksi saling pacu terjadi, yang diiringi wajah pucat penumpang masing-masing mobil. Dalam sebuah kesempatan, Woo-hwan membelokkan mobilnya secara mendadak untuk menghalangi mobil sang rival. Begitu Eun-sung mengerem, Woo-hwan kembali memacu mobilnya dengan senyum kemenangan.
Begitu sampai dirumah, Eun-sung langsung disambut oleh ayahnya Go Pyung-joong (Jun In-taek), ibu tirinya Baek Sung-hee (Kim Mi-sook)…dan adik tirinya Seung-mi. Akhirnya ketahuan kenapa Seung-mi berusaha menghindar dari Eun-sung : ia tidak ingin hubungannya dengan Woo-hwan diketahui oleh sang kakak tiri. Sementara di tempat lain, nenek Sook-ja marah-marah saat tahu cucunya Woo-hwan tidak langsung pulang dan malah bersenang-senang.
Eun-sung yang gembira karena bisa kembali berkumpul dengan keluarganya tidak sadar kalau perusahaan raksasa sang ayah terancam bangkrut. Saat Pyung-joong hendak meminjam uang dari istrinya, secara mengejutkan Sung-hee menolak. Tidak cuma itu, Sung-hee yang terbiasa hidup mewah menyebut bahwa meski dengan cara apapun, termasuk memaksa, Pyung-joong harus mendapat pinjaman uang untuk menyelamatkan perusahaan.
Begitu kembali ke Korea, perhatian Eun-sung langsung tercurah pada Go Eun-woo (Yun Joon-suk), adiknya yang mengidap autisme. Sempat mengikuti dari belakang secara diam-diam, Eun-sung terkejut saat melihat sang adik membelokkan langkahnya ke sebuah tempat les piano. Awalnya, ia mengira Eun-woo bakal disekolahkan ke sekolah musik yang prestisius.
Dalam keadaan mabuk dan sedih karena ajuan pinjamannya ditolak, Pyung-joong berjalan tak tentu arah. Di sebuah gang sepi, mendadak kepalanya dipukul dari belakang. Keesokan harinya saat bangun, ia mendapati semua barang miliknya telah dirampas seseorang. Yang lebih mengejutkan lagi, namanya termasuk dalam daftar korban meledaknya sebuah tempat karaoke.
Di sebuah bar mewah, Woo-hwan diberitahu bahwa kartu kredit miliknya sudah tidak berlaku. Sadar bahwa semua adalah ulah sang nenek, ia menyodorkan segepok uang. Sayang, uang tersebut ternyata masih kurang sehingga ia harus berurusan dengan pemilik bar. Secara kebetulan, Eun-sung, yang baru sadar tasnya tertukar menelepon.
Dengan santai, Woo-hwan meminta Eun-sung untuk membayar biaya yang kurang kalau ingin tasnya dikembalikan. Setelah itu, ia menyuruh gadis itu untuk menyetir mobilnya ke sebuah hotel mewah. Kaget ketika Woo-hwan mendadak menarik kerah bajunya, Eun-sung dengan refleks langsung mengeluarkan jurus bela dirinya…yang sukses membuat pemuda itu KO.
Begitu sadar, Woo-hwan langsung teringat akan kejadian di malam sebelumnya. Jengkel karena terus ditelepon, pemuda itu mengerjai Eun-sung. Saat gadis perkasa itu datang terlambat, Soo-hwan (yang sebenarnya ada didekat sana) meminta Eun-sung menunggu sementara dirinya menyelesaikan suatu urusan : menemui sang ibu Oh Young-ran (Yoo Ji-in) untuk meminta kartu kredit baru.
Meski kuliah di Amerika, sifat Soo-hwan sangat pongah. Saat hendak meminta tambahan kopi, dengan sombong ia mengetukkan sendok kecil ke cangkir sambil menatap pelayan yang datang dengan pandangan merendahkan. Dari belakang tiba-tiba muncul Jun-se, yang langsung menyindir Soo-hwan. Meski kesal, SOo-hwan tidak bisa berbuat banyak melawan pria yang sudah dikenal baik oleh keluarganya tersebut.
Peristiwa meledaknya tempat karaoke menjadi berita utama di televisi, Jung-hee yang kebetulan tengah menyaksikan televisi sangat kaget saat mendengar nama Pyung-joong termasuk sebagai korban. Saat diminta mengidentifikasi, wanita itu langsung berteriak sambil terduduk lemas melihat kondisi jenazah.
Menunggu terlalu lama membuat Eun-sung kesal, ia berulang kali menelepon Soo-hwan namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Sambil menunggu, gadis itu memutuskan untuk menelepon Sung-hee. Apa yang didengarnya sangat mengejutkan : ayahnya Pyung-joong telah meninggal dunia.
Tidak lagi memperdulikan hadiah yang telah disiapkan, Eun-sung langsung berlari ke rumah duka dan tidak bisa lagi menahan tangisnya saat melihat foto sang ayah di antara karangan bunga. Yang lebih memukulnya, sang ibu tiri Sung-hee memutuskan untuk langsung mengkremasi jenazah yang kondisinya sulit dikenali lagi.