Minggu, 07 Februari 2010

My CerPenth. . . Hantu Tanpa Kepala

Nih CerMin (Cerita Misteri) yg quw buat pas kLaz 5 sd (klo g sLah)
Monggo di baca... mudah2an kliandth ska ma cerpen bikinan qw pas kls 5 sd. .


Hantu Tanpa Kepala


Bruak!!! Kecelakaan itu terjadi lagi. Tepat di tengah tikungan di kota Peter,s Wood,s London ada seorang pengendara motor terlentang tak bernyawa tanpa kepala akibat kecelakaan.Padahal pada saat kecelakaan tersebut terjadi tak ada seorang pun yang menabrak.
Konon, di tikungan itu ada penghuninya.Penghuninya tak mepunyai kepala akibat kecelakaan ditabrak truk gandeng.Yang menabrak tidak mau tanggung jawab dan langsung kabur.Akibatnya orang yang ditabrak sekarang menjadi hantu pengendara motor tanpa kepala.
Setiap ada orang yang lewat di jalan tikungan pasti akan diganggu dan dibunuh oleh hantu tersebut dengan cara memotong kepalanya.

“Teman-teman,kemarin aku lihat di koran ada kecelakaan di tikungan yang sama,” kata Karen.
“Masak sih! aku nggak percaya!” kata Julian tak percaya.
“Tapi memang benar, kemarin aku lihat sendiri dengan mata kepalaku!” sahut Steve meyakinkan Julian.
“Kenapa bisa begitu yah!Kecelakaan itu sudah berkali-kali terjadi dan tak berhenti,” kata Julian.
“Bagaimana kalau kita selidiki!” seru Keysa.
“Betul juga!” kata Julian, Steve dan Karen.
Mereka lalu membagi tugas.Hari Senin dan Selasa yang menjaga adalah Jul ian dan Karen. Hari Rabu dan Jum’at yang menjaga Steve dan Keysa.

Malam harinya di tikungan………..
“Karen, lihat! Ada surat!” kata Julian. “Isinya apa?” tanya Karen. “Aku juga tidak tahu, kita buka saja!” jawab Julian.
Surat itu berisi……..
Siapapun yang menemukan surat ini,bantulah aku. Aku adalah hantu pengendara motor tanpa kepala.Aku ingin kembali ke alamku dengan tenang. Hanya kalian yang bisa membuatku tenang.
Carilah kepalaku di bawah pohon buah salak dekat tikungan. Dan carilah tubuhku di bawah pohon beringin. Setelah kalian menemukan kepala dan tubuhku, kalian harus cepat-cepat menguburnya.
Setelah kalian menguburnya, aku akan tenang dan di tikungan ini tidak akan terjadi kecelakaan lagi!

Dari Pak Carlos Wowiling, Hantu tanpa kepala.

“Ju..ju..lian, sepertinya kita harus segera memberi tahu Steve dan Keysa deh!” kata Karen.
“Oke! Aku akan menelfon Steve,” kata Julian. Julian segera mengambil Hpnya. Ia lalu menekan nomornya.

Julian :Halo
Steve :Ada apa Julian? Malam-malam kenapa telfon?
Julian :Aku dan Karen sudah menemukan petunjuk!
Steve :Apa!! Yang benar!
Julian :Iya
Steve :Ya sudah besok kita bertemu di tikungan ya!

Julian menutup telfonnya dan mengajak Karen pulang.

Keesokan harinya……

“Steve, Keysa bacalah surat ini!” kata Julian.

Steve dan Keysa membacanya……….

“Kalau begitu, sekarang kita berpencar.Aku dan Keysa ke pohon beringin, kalian berdua ke pohon buah salak,” kata Steve.

Setelah Julian dan Karen sampai di tujuan……

“Julian…memangnya kita harus menggali di sini ya?” kata Karen. “Ya iya lah…”balas Julian.

Ketika Julian dan Karen menggali..
“Waaaaaaaaa!!!!!!!Juliannn, ada kepalaaaa!!!” kata Karen. “Itu pasti kepala hantu itu!” kata Julian.
Merekapun menggali lebih dalam lagi.

Sementara Steve dan Keysa………

“Steve, kira-kira pohon beringin yang mana ya? Kan pohon beringin banyak,” tanya Keysa. “Mungkin…yang ada batang bambunya!” jawab Steve.
Setelah mencari-cari pohon beringin, akhirnya mereka berdua menemukannya. Merekapun menggalinya.Setelah menggali, mereka kembali ke tikungan. Tak lupa, Julian dan Karen juga kembali.

Ketika di tikungan……

“Apakah kita harus menguburnya sekarang?” tanya Keysa. “Iya, kita harus menguburnya sekarang!” jawab Julian.
Merekapun menuju makam Peter,s Wood,s. Tetapi…… ketika mereka sudah ada di depan pintu makam, penjaganya (Pak Silver) datang dan bertanya kepada mereka.
“Sedang apa kalian di sini?” tanya Pak Silver. “Ka..kami.. cuman…lihat-lihat Pak,” kata Julian, Steve, Karen dan Keysa gemetaran.
Mereka tidak jadi menguburkannya sekarang.
“Teman-teman, sepertinya kita harus menguburkannya malam nanti aja deh!” kata Karen. “Betul juga! Nanti, jam 10 malam kita kesini lagi. Sekarang kita pulang saja,dan menyiapkan diri sebaiik mungkin,” kata Karen. “Mayatnya kita taruh saja di dekat makam!Tapi, sebelum itu kita bungkus dulu mayatnya,” kata Steve.
Merekapun pulang kerumahnya masing-masing.

Setelah jam10 di tikungan..

Setelah semuanya berkumpul, mereka langsung pergi ke makam. Nnggeekkk…. suara pintu makam terbuka. Suasana sepi dan sunyi. Mereka mengendap-endap ke makam. Mereka mencari tempat yang cocok untuk menguburkan mayat Pak Carlos.
Akhirnya mereka menemukannya juga. Ketika mereka menggali, terdengar suara dua orang yang sedang bercakap-cakap.
“Silver, apa kamu yakin tidak akan ada yang tahu bahwa kita yang menabrak Carlos? “Aku tidak tahu.”
Ternyata saat orang yang mencurigakan itu berbicara, Julian membawa rekaman yang sudah dinyalakan sejak tadi.Di antara Julian, Steve Karen dan Keysa tidak ada satupun dari mereka bahwa ada dua orang yang sedang bercakap-cakap.
Sesudah dikubur, arwah Pak Carlos segera di do’akan. Pada saat mereka ingin pulang, mereka baru sadar bahwa ada dua orang di depan pintu makam.
“Ehh… itu siapa ya? tanya Karen. “Aku tidak tahu,” jawab Keysa. “Ya sudah kita lewat pintu makam belakang saja!” kata Steve.
Sekali lagi mereka mengendap-endap. Akhirnya mereka keluar dari makam itu.
Teman-teman kita mampir dulu ke rumahku dulu ya!” kata Julian. “Ya sudah,” jawab mereka serempak. “Memangnya, dirumahmu tidak ada orang tuamu? tanya Steve. “Tidak, orang tuaku sedang pergi ke Korea” jawab Julian.
Mereka segera pergi ke rumah Julian. Setelah tiba Karen meminjam rekaman Julian.
“Julian, aku pinjam rekamanmu ya!’ kata Karen. “Iya,” jawab Julian.
Ketika Karen memutar isi rekamannya, terdengar suara dua orang yang mencurigakan.
“Teman-teman, dengar ini!” kata Karen.
“Tunggu!!sepertinya aku mengenal suaranya. Sepertinya ini suara Pak Silver dan Pak Guard.” kata Keysa. “Iya, benar. Ini suara Pak Silvcer dan Pak Guard,” kata Julian menambahkan.
“Jangan-jangan… Pak Silver dan Pak Guard adalah orang yang menabrak Pak Carlos,” kata Steve. “Hus, Jangan sembarangan kalau bicara,” kata Karen. “Tapi..mungkin saja,” kata Julian.

Di tengah-tengah kecurigaan, mereka mencari dan terus mencari petunjuk. Sehingga mereka dapat menemukannya.

Ternyata Pak Silver dan Pak Guard adalah teman dekat Pak Carlos. Entah mengapa mereka berdua dendam padanya. Sehingga ingin membunuh Pak Carlos.
TAMATJuliuan dan kawan kawan akhgirnya dapat memecahkan mistery itu. Mereka melaporkan Pak Silver dan Pak Guard ke polisi dengan buktu rekaman itu. Mereka akhirnya mendapat gelar “Empat Kawan Pemecah Mistery.”


Thx bNget yG dah maw bCa niH cErpeN ^^

Template by:

Free Blog Templates